Jumat

Cari Seniman Pembuat Patung Wajah?

Apakah Anda mencari seniman patung yang dapat membuat patung wajah sesuai yang Anda inginkan?

Ini adalah pengalaman pribadi saya ketika saya ingin mengabadikan wajah saya dalam bentuk patung wajah.
Mencari seniman patung yang khusus membuat patung wajah di Bali adalah hal yang sangat sulit karena rata-rata keahlian mematung  mereka  didapat secara turun-temurun tanpa disertai dasar-dasar membuat patung anatomi.

Adalah fakta bahwa kebanyakan pematung di Bali membuat karya-karya tanpa mengunakan model. Jadi kalau mereka disuruh membuat patung wajah mereka akan sangat kesulitan.

Melihat fenomena tersebut diatas bagi saya ini adalah peluang untuk menjadi pematung yang khusus membuat patung wajah di Bali. Untuk mewujudkan keinginan tersebut saya belajar membuat patung wajah pada seniman asal Yogyakarta dan mantan dosen Institut Seni Yogyakarta. Dan saya bersyukur karena mereka dengan sabar bersedia mengajari saya bagaimana membuat patung wajah secara mendetail dan benar.

Awalnya memang sangat sulit tetapi berkat ketekunan, bakat dan dasar-dasar mematung yang sudah saya miliki akhirnya saya dapat mewujudkan impian saya untuk menjadi pematung wajah yang handal. Dan kabar baiknya kini saya dapat membantu kesulitan Anda untuk membuat patung wajah yang Anda inginkan.

Mengapa harus patung wajah?

Karena mengabadikan wajah kita dalam bentuk lukisan dan photo adalah hal yang lumrah. Dan saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda kepada Anda yaitu patung wajah. Dengan patung wajah kita tidak hanya dapat melihat tetapi dapat meraba, mengelus-elus dan memeluknya. Dan inilah kelebihan patung wajah tersebut.

Patung wajah dapat menjadi hadiah special bagi orang-orang yang Anda cintai. Berikanlah hadiah patung wajah kepada kekasih, keluarga, teman dan orang-orang yang Anda sayangi dan saya yakin ini akan menjadi kejutan yang luar biasa bagi mereka.

Dimana Anda dapat memesan patung wajah yang Anda inginkan? Jawabannya adalah cuckup hubungi saya di 0361 975565 atau 081338494448 dan saya siap membuatkan patung wajah yang Anda inginkan.

Read More......

Lelaki Penjaja Cinta, Patung Seni Dari Daur Ulang Sampah

Lelaki Penjaja Cinta, karya ini terinspirasi oleh beberapa temanku yang pengin cepat kaya dan hidup mewah. Mereka ga ingin belajar untuk mengasah ketrampilan dan ga ingin kerja keras untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Kebetulan aq dan teman-temanku ini hidup di daerah pariwisata Ubud, Bali. Maka dengan kemampuan bahasa asing seadanya mereka mencoba mendekati setiap tourist yang lewat dengan sapa-sapaan manis yang meluluhkan hati.

Dan tentunya dengan berbekal "Jimat Penakluk Perempuan" yang mereka dapatkan dari dukun kepercayaan mereka rata-rata mereka berhasil menggaet target yang mereka incar. Weleh-weleh-weleh...



Merekapun bisa membeli Hp, Sepeda Motor, Mobil, Rumah, Tempat Usaha, bahkan tak jarang yang diajak nikah sama tourist-tourist tersebut dan pergi ke luar negeri. Weleh-weleh-weleh....

Dan yang aq herankan adalah meskipun mereka sudah menikmati gaya hidup mewah dan bolak-balik ke luar negeri namun pola pikir mereka tetap saja masih O'ON....

Weleh-weleh-weleh...dasar Lelaki Penjaja Cinta....

Read More......

Selasa

Seniman "Mr Rubbish" Ajak Masyarakat Hargai Sampah

Monday, April 26 2010 09:17 WIB | Bali Update | Dibaca 145 kali
Denpasar (Antara Bali) - Seniman patung asal desa seni Ubud Nyoman Subandi yang biasa dipanggil "Mr Rubbish" mengajak masyarakat untuk menghargai sampah dengan tidak membuang atau membakar secara sambarangan.

"Sampah itu memiliki nilai tinggi juga kalau didaur ulang. Kebetulan saya sendiri mendaur ulang sampah untuk menghasilkan karya seni dalam berbagai bentuk," kata Nyoman Subandi di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin.

Alumni Akademi Bahasa Asing Yogyakarta itu mengemukakan, selain berkarya, dirinya juga membuka kelas singkat bagi siswa dan masyarakat yang ingin belajar mendaur ulang sampah untuk dibuat menjadi karya seni, seperti patung gajah, kura-kura, dan lainnya.

Ia mengaku ingin mendidik masyarakat untuk peduli lingkungan lewat karya seni. Meskipun masyarakat di dalam negeri belum banyak yang mau mengapresiasi karya seni hasil sampah daur ulang, namun dirinya terus berkarya.

"Selama ini yang banyak mengapresiasi karya saya adalah wisatawan asing dari Australia, China dan Jepang. Mereka sangat apresiatif karena tahu bahwa karya saya ini dibuat dari bahan sampah sehingga mendukung upaya pelestarian lingkungan," ujarnya.

Menurut dia, sebetulnya berkarya dengan menggunakan sampah sangat menguntungkan karena dirinya tidak perlu membeli bahan. Ia cukup mencari kertas bekas di tempat sampah atau membeli kepada pelanggan koran dengan harga murah.

"Dengan biaya murah, bahkan sama sekali tanpa biaya, karya seni ini bisa dijual mahal. Saya menjual hasil karya ini bisa Rp200 ribu atau Rp350 ribu. Untuk masyarakat Indonesia, memang terbilang mahal, tapi bagi wisatawan justru menarik," katanya.

Seiring perjalanan waktu semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan, ia yakin karyanya semakin mendapat tempat di masyarakat lokal dan bukan hanya di kalangan warga asing.

Menurut dia, berkarya dengan kertas daur ulang tidak membutuhkan pengerjaan rumit karena hanya mengandalkan cuaca untuk menjemur karyanya yang terbuat dari kertas yang ditumbuk. Ia bersama satu asistennya setiap hari berkarya.

"Meskipun cuaca mendung, tidak akan mengurangi kualitas patung-patung ini. Cuma waktu keringnya saja yang lebih lama, tapi kualitasnya sama," katanya.(*)



Sumber: www.bali.antaranews.com/berita/4329/seniman-mr-rubbish-ajak-masyarakat-hargai-sampah

Read More......

Rabu

Nikmatnya BAB Sambil Merokok Karya Kerajinan Tangan Unik Dari Sampah Daur Ulang

Terinspirasi oleh prilaku unik seorang kawan yang perokok, akhirnya saya membuat sebuah karya seni kerajinan tangan unik dan sedikit menggelikan yang terbuat dari daur ulang sampah. Sedikit terkesan jorok (bagi yang beranggapan demikian) namun disinilah dapat ditemukan kenikmatan hidup yang sejati menurut pendapat kawanku yang perokok.

Saat itu runahku adalah tempat ngumpulnya kawan-kawanku yang kebetulan saat itu semua masih bujangan. Ada yang sudah bekerja ada juga yang belum. Masa-masa itu adalah saat-saat yang tak pernah terlupakan oleh kami. Karena saat itu kami menikmati sekali masa-masa muda kami. Setiap malam kami selalu ngumpul dan bersendagurau sambil ditemani 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10....botol beer bahkan lebih kalau ada diantara kami yang ketiban rezeki. Yang merokok asyik mengisap rokoknya disaat nunggu giliran jatah minum. Tentu tak ketinggalan alunan lagu-lagu dari Slank menambah eratnya tali persahabatan kami. Disaat kemalaman dan kepala kami pening oleh beer tak jarang kami tidur bersama (kadang lebih dari 5 orang) dalam 1 kamar berukuran 3 X 2 meter sekaligus dapur pribadi saya, sempit memang namun tali persahabatan diantara kamilah yang mengalahkan rasa sumpek dalam kamar yang sempit.

Bangun pagi saya pergi ke toilet dan saya lihat ada banyak puntung rokok disana. Weit?!@#$? Siapa yang merokok disini ya? Koq banyak banget? Pasti salah satu dari mereka (kawan-kawanku) nih.

Menyusul satu per satu kawan-kawan saya bangun meski kesiangan kami tak langsung bubar namun kami sempatkan diri untuk menikmati kopi pagi bersama sambil ngobrol ngalor-ngidul. Ditengah obrolan itulah salah satu kawan saya meminta sebatang rokok dan pergi ke toilet. Weit..."Koq ke toilet bawa rokok?" Tanyaku pada kawanku itu. "Lah...kalau ga sambil rokokan aku ga bisa BAB!" Sahut kawanku polos.

"Emang gimana rasanya kalau BAB sambil merokok?' Tanyaku lagi. "Wah enak banget Bro...kaya fly. Coba banyangkan saat sepi di toilet, telanjang bulat ngeluaran sampah yang ada dalam perut terus menghayal melayang-layang kesana kemari...ditambah kepulan asap rokok mengitari kita bener-bener kaya diatas awan Bro....he he he. Nikmatnya luar biasa Bro...ga ada yang ngalahin seperti di surga aja Bro...!" Jawab kawanku tadi.

Mendengar penjelasan seperti itu kami semua ketawa terbahak-bahak...wakakaka.....!!!! Kawan yang aneh dan unik ditempat "pembuangan sampah" masih bisa menemukan surga...salut!!!

Wah ternyata "surga" ada dimana-mana ya?!?

Anda mau mencoba??? Silahkan!!!! Kalau sudah mencoba sharing pengalamannya ya!!!!!!!!!!!! He he he.....

Read More......

Sabtu

Mr.Lady, Kerajinan Tangan Dari Daur Ulang Sampah Sebuah Visualisasi Penomena Waria Dalam Siaran TV

Mr.Lady adalah karya seni kerajinan tangan dari sampah yang saya buat atas maraknya pro-kontra penayangan waria atau bencong dalam siaran TV di Indonesia akhir-akhir ini.

Akhir-akhir ini tayangan TV di Indonesia seolah tidak lepas dari tampilnya waria atau bencong. Mestikah ini dipersoalkan? Saya kira tidak. Kenapa? Karena bencong atau waria adalah manusia ciptaan Tuhan yang mesti kita hargai dan akui keberadaannya.

Terlepas dari pro-kontra mengenai bencong atau waria, disini saya membuat karya seni kerajinan tangan dari sampah yang saya beri nama Mr.Lady sebagai penghargaan saya atas keberadaan waria atau bencong di bumi ini. Saya menganggap mereka bukanlah penyakit atau hantu yang mesti ditakuti. Apa yang mereka lakukan adalah takdir dari Tuhan. Kita tidak bisa menolak takdir...dan kita tidak bisa menyalahkan takdir. Bencong atau bukan adalah kehendak Tuhan. Kalau kita menyalahkan mereka berarti kita menyalahkan Tuhan. Kenapa karena bencong atau waria adalah juga ciptaan Tuhan seperti kita-kita ini yang suka mengaku manusia paling sempurna, paling beriman, paling berbudi, paling baik, paling benar...dan paling-paling yang lain. Tapi benarkah semua itu???

Kalau kita menganggap waria atau bencong adalah manusia yang salah atau menyimpang mungkin saja mereka beranggapan bahwa kitalah yang menyimpang dari mereka...he he he. Jadi menurut saya disini bukan soal waria atau bukan tapi marilah kita berbuka hati untuk menerima segala perbedaan yang ada!

Semoga kita bisa menghargai dan menrima perbedaan yang ada diantara semua ciptaan Tuhan sehingga kehidupan ini bisa berjalan serasi dan selaras sesuai kehendak-Nya!!!


Jadi Masih Pantaskah Kita Mengatakan Bahwa Kaum Waria atau Bencong Itu Sebagai Manusia Haram???

Read More......

Selasa

Patung Kura-Kura | Upaya Pelestarian Penyu Laut Lewat Kerajinan Tangan Dari Daur Ulang Sampah

Denpasar - Upaya pelestarian penyu menjadi perhatian dunia, mengingat dari ribuan telur yang menetas, sangat sedikit yang bisa bertahan hidup hingga dewasa. Seperti penyu hijau di berbagai daerah di Nusantara yang berpotensi mencapai sekitar 40.000 ekor, dalam dua bulan masing-masing induk mampu bertelur delapan kali, dengan jumlah telur 110 butir. Namun dari setiap 1.000 telur yang menetas, diperkirakan hanya dua ekor yang bertahan hidup hingga dewasa.

IOSEA merupakan lembaga kerjasama antarnegara kawasan Samudera Hindia dan Asia Tenggara serta negara lain yang memiliki perhatian terhadap pelestarian penyu.

Ancaman utama terhadap penyu laut terutama oleh kegiatan eksploitasi yang tanpa menjaga kelestariannya (unsustainable exploitation), perusakan terhadap habitat khususnya tempat bertelur dan mencari makan, serta kematian akibat penangkapan tak sengaja oleh nelayan.

Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan kampanye terpadu untuk menyelamatkan penyu melalui penerapan sejumlah peraturan, termasuk yang terkait dengan penangkapan ikan.

Pihak-pihak yang melakukan pelanggaran, seperti perusahaan bidang perikanan yang terbukti menangkap penyu, dikenakan sanksi berat sesuai ketentuan yang ada.

Dijelaskan bahwa penangkapan ikan dengan pukat harimau harus menggunakan jaring “TED” (turtle extrude devices) yang secara otomatis akan meloloskan penyu yang tertangkap kembali ke laut.

Penangkapan ikan dengan cara memancing, katanya, juga disyaratkan menggunakan kail berbentuk huruf “C” yang bisa menyelamatkan penyu dan dilarang memakai kail berbentuk “J” yang menjerat dan mematikan penyu.

Menurut Freddy, kini telah ditetapkan sejumlah lokasi konservasi yang merupakan kawasan tempat tertelur penyu, seperti habitat penyu hijau di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur dan penyu belimbing di Janursba Medi serta.

Perlindungan dan pelestarian penyu juga dilakukan melalui berbagai upaya, seperti mencegah pemangsaan telur oleh burung elang dan biawak, maupun tindakan perburuan sarang telur penyu oleh masyarakat.(Ant)

Sumber berita: Antara

Read More......

Rabu

Patung Gajah | Pelestarian Gajah Via Seni Kerajinan Tangan Dari Daur Ulang Sampah

Helo sobat pecinta seni dan lingkungan hidup di seluruh dunia. Kali ini saya membuat seni kerajinan tangan patung gajah dari daur ulang sampah.

Kenapa gajah (Elephantidae)? Karena gajah adalah famili dari ordo Pachyderm, dan satu-satunya famili yang tersisa dari ordo Proboscidea. Yang harus kita lestarikan!!!

Gajah adalah salah satu hewan yang ada di Indonesia. Gajah adalah mammalia dan merupakan hewan darat terbesar di dunia. Terdapat 2 spesies gajah di dunia yaitu:
1. Gajah Asia (dulu dikenal dengan nama Gajah India)
2. Gajah Afrika

Periode kehamilan gajah adalah 22 bulan, terlama dibandingkan hewan darat lainnya. Berat anak gajah pada umumnya 120 kilogram. Seekor gajah bisa hidup selama 70 tahun.

Gajah juga pernah digunakan dalam peperangan sebagai gajah perang, yang digunakan untuk menyerang musuh.

Spesies gajah
Gajah Afrika merupakan hewan darat terbesar di dunia. Sepanjang 55 juta tahun terdapat 500 spesies gajah yang dikenal dan hanya dua spesies yang masih ada yaitu Gajah Asia dan Gajah Afrika. Spesies Gajah Asia dan Gajah Afrika mula berpecah kira-kira dua juta tahun dahulu.

Gajah Asia berbeda daripada Gajah Afrika. Gajah Asia memiliki telinga lebih kecil sedikit daripada Gajah Afrika, mempunyai dahi yang rata, dan dua bonggol di kepalanya merupakan puncak tertinggi gajah, dibandingkan dengan Gajah Afrika yang mempunyai hanya satu bonggol di atas kepala. Selain itu, ujung belalai Gajah Asia hanya mempunyai 1 bibir, sementara Gajah Afrika mempunyai 2 bibir di ujung belalai. Kedua jenis kelamin Gajah Afrika mempunyai gading sementara hanya Gajah Asia jantan yang mempunyai gading yang jelas kelihatan.

Karakteristik
Persebaran gajah Asia meliputi India, Asia Tenggara termasuk Indonesia bagian barat dan Sabah (Malaysia Timur). Sedangkan gajah Afrika persebaranya meliputi sebagian besar daratan Afrika yang berupa padang rumput.

Di Indonesia, gajah terdapat di Sumatera (gajah sumatera) dan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur (gajah borneo)

Makanan
Gajah adalah hewan herbivora. Ia menghabiskan 16 jam sehari untuk mengumpulkan makanan tanaman. Makanannya terdiri atas sedikitnya 50% rumput, ditambah dengan dedaunan, ranting, akar, dan sedikit buah, benih dan bunga. Karena gajah hanya mencerna 40% dari yang dimakannya, mereka harus mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Gajah dewasa dapat mengonsumsi 300 hingga 600 pon (140-270 kg) makanan per hari. Enam puluh persen dari makanan tersebut tertinggal dalam tubuh gajah tidak tercerna.

Reproduksi
Sebagai anggota dari kelas Mamalia, gajah berkembangbiak dengan cara beranak. Gajah akan menjaga anaknya sampai mampu berdiri.

Perilaku sosial
Gajah hidup di dalam urutan sosial yang terstruktur. Kehidupan sosial dari jantan dan betina sungguh berbeda. Betina menghabiskan hampir seluruh hidupnya di dalam satu grup keluarga yang terdiri atas ibu, anak perempuan, saudara perempuan, dan bibi. Grup ini dipimpin oleh perempuan tertua. Sedangkan jantan dewasa menghabiskan waktunya dalam kehidupan sendiri (tidak berkelompok).

Pelestarian
Gajah merupakan hewan yang dilindungi karena diburu untuk diambil gadingnya. Padahal kita tahu bahwa "Tiada gading yang tak retak". Berpijak pada istilah tersebut, benarkah bahwa semua gading itu retak? Bila demikian, buat apa diburu?

Sumber informasi: http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah

Read More......